25 December 2010

Keingetan waktu kemarin.
Kereta ekonomi yang selalu "dianak tirikan" harus berhenti selama setengah jam lebih menunggu patas dan kereta barang lewat.
Mungkin para petugas KA tidak memikirkan betapa tersiksanya berada dalam kereta ekonomi yang berhenti selama setengah jam lebih.
Tapi bukan itu yang aku teringat.
Disaat yang seperti itu, seorang perempuan yang sejak dari stasiun bandung berdiri disamping kemudian menyodorkan tangannya menawarkan tissue, dan aku menerimanya. Aku kira tissue itu kemudian ditawarkan juga pada ibu-ibu yang didepannya atau pada laki-laki lain disebelah kanannya, ternyata tidak, hanya padaku.


hheee?

Jangan tanya apa yang aku pikirkan, aku sendiri tidak tahu apa kenapa dan bagaimana.
Mungkin untuk laki-laki lain jika ada diposisiku saat itu akan langsung bersikap manis, mengajak kenalan, ngobrol, dsb. Basa basi lah minimal.
Ternyata aku hanya bisa diam sampai akhir perjalanan.

0 comments:

Post a Comment