25 October 2010
19 October 2010
heiii.... adakah yang tahu dan mengerti apa yang aku rasakan sekarang?
keluarga, teman sma, teman kuliah, persahabatan, cinta, kesepian, masa depan, fisik, takdir, mental, beasiswa, tugas, ketua, dihina, biaya, uang, transkrip, jurusan, gambar, observasi, motor, laptop, adsense, website, clickbank, paypal, awsurveys, diandalkan, bodoh, ekonomi, kuliah, kosan, teman kosan, anak, ktm retak, baak, struktur, lonely, autis, benci, lampu, ginjal, darah tinggi, rematik, ayah, kakak, bengkel, ibu, adik, penyakit terberat dan tersialan, diharapkan berlebih, paman, sendiri, jalan, ditinggalkan, acuh, tertawakan, dilecehkan, biadab, melamun,
dan, kamu..
(dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya)
keluarga, teman sma, teman kuliah, persahabatan, cinta, kesepian, masa depan, fisik, takdir, mental, beasiswa, tugas, ketua, dihina, biaya, uang, transkrip, jurusan, gambar, observasi, motor, laptop, adsense, website, clickbank, paypal, awsurveys, diandalkan, bodoh, ekonomi, kuliah, kosan, teman kosan, anak, ktm retak, baak, struktur, lonely, autis, benci, lampu, ginjal, darah tinggi, rematik, ayah, kakak, bengkel, ibu, adik, penyakit terberat dan tersialan, diharapkan berlebih, paman, sendiri, jalan, ditinggalkan, acuh, tertawakan, dilecehkan, biadab, melamun,
dan, kamu..
(dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya)
Seorang teman sma minta ketemu, memory card dan cd titipan dari dia mau dibalikin.
Sebenarnya males juga. Aku sudah bilang, biarin memory card dan cd ada dikamu, biar itu jadi “garansi” kalo kita ketemu. Eh ini malah dibalikin, dititipin pula.
mungkin kamu emang ga mau kita ketemu lagi gitu ya…
19 Oktober 2010
17 October 2010
Hmm… sekarang tanggal 17.
You know what? Aku selalu ingat tanggal itu.
Bahkan disaat ku tak lagi bersamanya.
Selamat ulang tahun, 18,5 tahun.. ( 18 tahun 6 bulan )
17 Oktober 2010
16 October 2010
Ya, tepat dua hari setelah aku mendengar kalimat terpahit itu. Belum ada kontak sedikitpun antara aku dan dia. Aku merasa, ya, aku harus menjauh, itu yang aku pahami dari kata-kata pahit itu, entah benar atau salah, toh tidak ada yang memutuskan itu benar atau salah. Mungkin kehadiranku dalam hidupnya telah mengganggu dan cukup membuat beban pikiran dia bertambah. (apa aku jadi beban?). dia bilang kalau aku tidak punya salah dan tidak ada yang perlu disalahkan, ini hanya keputusan dia. Itu yang membuat aku semakin……. Aku tidak tahu apa yang aku rasakan sekarang.
Dilema.
Antara senang dan sedih, antara rela dan tidak ikhlas, antara sayang dan benci, antara bodoh dan setia.
Karena mungkin semua itu takdir, seperti yang dibilang aa gym dikhutbah jum’at tadi siang.
Melihat foto-foto dilaptop, semakin aku tidak mengerti apa yang sebenarnya aku rasakan sekarang, perasaan yang pastinya sama sekali tidak ingin aku rasakan.
Rasa senang, karena aku ingin melihat dia bebas senang tanpa beban pikiran dengan memutuskanku. (rasanya aku memang beban berat buat dia).
Rasa sedih, mungkin hanya aku yang dapat merasakan hal seeksklusif ini, sakitnya beda.
Rela, apapun demi kebaikan dia, apapun keputusan yang menurut dia dapat membuat dia merasa lebih baik, aku rela.
Tidak ikhlas, aku seperti kehilangan setengah kekuatanku. I’ve choose that love is power, and I’ve lost it. “Take a breath and let it go”, that is NOT an easy speak and do sentence.
Sayang, aku tidak pernah bisa tidak sayang, hanya untuk dia. Sepertinya itu tidak usah diragukan lagi. Aku telah mempertahankannya cukup lama. Benih kecil telah tumbuh jadi pohon.
Benci, siapa yang tidak benci melihat diriku sendiri seperti tergantung jerat cinta.
Bodoh, aku selalu mengatakan itu didepan cermin, dan ketika mengingat seberapa ekstrim perjuanganku untuk meraih hatinya.
Setia, selalu dikaitkan dengan zodiak Taurus, tapi aku menolaknya. Bukan zodiak yang menentukan, tapi hatiku telah membuat pilihan.
EN
15 Oktober 2010
15 October 2010
"mungkin suatu hari nanti, kita akan mengerti."
ya. dan ketika aku mengerti, semuanya selalu terlambat.
leave so many things to regret.
Dan benih yang aku tanam sejak empat tahun lalu itu kini telah tumbuh kian tinggi diruang hati tak beratap ini. Setiap hari ku siram dan ku rawat sebaik mungkin, berharap suatu hari nanti benih itu akan menjadi pohon besar yang dapat meneduhiku.
Betapa senangnya aku pikir, 2 bulan sudah aku menjalani status tidak lajang bersama seorang perempuan yang paling aku sayang (kedua setelah ibuku). Ya, begitu spesial aku letakkan posisinya dihatiku, sehingga tak seorangpun yang kuasa tuk menggugat.
I’ll say that I love you more and more each time. Berbagai kendala masalah pernah berkunjung di istana hati ini, dan itu telah membuatku memegang erat rasa itu, semakin erat, tak terlepas.
Sempat akan terucap, kata manis untuk pengingat. But then it’s interfered, kata manis terdahului kata terpahit yang pernah aku dengar.
Mungkin ini adalah anugerah dari Tuhan, yang dengan cara-Nya sendiri mengajarkanku apa itu cinta, mengajarkanku apa itu kepedulian, dan mengajarkanku apa itu sakit hati.
If only I could reach your heart and read you mind, I wonder.
Now it’s only just a memory.
Dan tatkala ulat kecil yang kudamba itu telah tumbuh menjadi kupu-kupu indah, terbang, dan tak bisa ku raih lagi, setidaknya aku pernah bersamanya.
EN
13 Oktober 2010
4 October 2010
malam emang ..........
aaahhh... kangen..
dulu sering response bales2an diplurk, rasanya senengggg banget dah...
tapi di fb mah ngga.. hhuhu..
dulu sering response bales2an diplurk, rasanya senengggg banget dah...
tapi di fb mah ngga.. hhuhu..
