21 November 2010

Setan

Kapan semua penderitaan ini akan terasa menjadi biasa..? aku hanya berharap apapun yang dibilang Tuhan itu yang bisa enak dan bisa membuat aku tenang nerimanya.
Sial sekali. Mentang-mentang pada putus diwaktu yang hampir bersamaan, temen-temen pada liar semua.. hahaha. Mereka pada berlomba cari yang baru, termasuk mulai mendorongku kedalam lubang kesialan. Wkwkwk
Ya, mereka tahu tentang aku dan kamu, tentang rasaku kepadamu. Dan dengan ini mungkin mereka tidak ingin aku terus menerus manyun dikelas gara-gara mikirin orang yang sudah………………….
An extraordinary girl, just like an angel, secara tepat “datang” ketika kondisiku seperti ini. Aku tahu dia hanya ingin berteman dan memperhatikan temannya. Dia memang seolah-olah memberi perhatian, tapi aku tahu, itu bukan “perhatian”, hanya “basa basi” teman, tidak lebih.
Hanya saja mereka beranggap lain. Bahkan temanku yang terbaik yang dulu jelas-jelas mengincar orang itu, malah sekarang dia yang paling semangat membujukku untuk mendekati dia.
Halah. Berkali-kali aku tidak ingin memikirkan itu, dan berkali-kali pula aku dibuat pusing karena itu. Kalo ada orang bilang “jangan diambil pusing”, ya aku memang tidak mengambil si pusing itu kok.
Lagian kalopun aku memang terbujuk oleh rayuan si setan-setan itu, mungkin aku akan berfikir berkali-kali. mana mau dia ama orang kayak lw win.. wkwkwk. Udah.. jangan terlalu ngarep jauh dah.. Kalo di iklan djarum cokl*t, ada jin keluar, terus si jin bilang ‘sebutkan permintaanmu’, dan gw bilang ‘pengen jadi pacarnya si e’, pasti si jin berkomentar sama kayak diiklan dan bilang, ‘huahahahaha,,, ngimpi…!!!!’
Imajinasi liar sudah semakin meracuni.. gyahahahaha..
(maybe, it’s like a “commercial break” from that “damn Yeah!!” friend in my life. haha),
Aku sama sekali tidak berminat untuk memikirkan hal itu sekarang. Yang sangat menjadi  topik utama pembahasan sel-sel diotakku saat ini hanyalah tentang kondisi ini, kita, aku, kamu.
Mungkin lebih baik hati ini ‘meledak’ memendam rasa itu, tidak mengungkapkannya, dan aku sama sekali tidak ingin mengungkapkan bahwa aku cinta kamu pada waktu dulu itu, jika ternyata hasilnya seperti  sekarang ini. We’re so far away now.
Yang aku takutkan ketika bersamamu, ketika ternyata aku memang harus benar-benar merasa kehilangan.
Sepertinya keputusan untuk mengungkapkan dulu itu adalah salah satu keputusan salahku, kalau memang jadinya seperti sekarang ini.
Lebih baik dulu tergantung tapi sampai sekarang bisa ada kamu “dekat”. Dari pada lepas gantungan sebentar tapi kemudian sekarang ada kamu “jauh”.

0 comments:

Post a Comment